Kedai Trader: Analisa Emas - 30 Juli 2015 | Rekomendasi Emas | Rekomendasi Saham | Rekomendasi Forex | Rekomendasi CFD | Analisa Emas | Analisa Saham | Analisa Forex | Analisa CFD
Loading...

Post Top Ad

Call/Whatsapp 081288838703 for Join Trading with Kedai Trader

Thursday, July 30, 2015

Analisa Emas - 30 Juli 2015

kedaitrader.com - Harga emas diperdagangkan cukup volatile semalam, namun hanya ditutup dengan keuntungan tipis menyusul signal Fed yang dirasa tidak lebih dari harapan pasar yang mengharapkan kejelasan.

Investor nampaknya hanya memanfaatkan pola yang terbentuk dan mengalihkan perhatiannya pada pasar saham global yang bergerak cukup volatile selama sepekan ini. 

Pada sesi perdagangan semalam, Pasar Emas spot menyelesaikan sesi perdagangan Rabu (29/7), dengan keuntungan sebesar $2.03 atau 0.19% berakhir pada level $1,096.770 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,101.835 dan serendah $1,090.343. Dalam sepekan lalu, emas spot mencatatkan kerugian sebesar $33.90 atau 2.99%.

Sementara Emas berjangka kontrak Agustus sebagai kontrak teraktif saat ini menyelesaikan sesi perdagangan Rabu (29/7) dengan kerugian sebesar $3.60 atau 0.30% berakhir pada level $1,092.600 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. 

Harga emas bergerak lebih tingi diawal sesi perdagangan Amerika menyusul hasil data Pending Home Sales AS yang dirilis turun sebanyak 1.8%, lebih buruk dari perkiraan dan data sebelumnya pada +1.0% (F) dan +0.90% (P).

Dari pertemuan FOMC, menunjukkan bahwa Fed tidak memberikan indikasi atau signal yang jelas untuk kapan Fed akan menaikkan suku bunga Bank Sentral, namun Fed juga tidak membantah bahwa ekonomi Amerika tengah berada pada fase pertumbuhan yang moderat.

Fed mengungkapkan bahwa pasar tenaga kerja menunjukkan adanya perbaikan, Fed juga melihat bahwa inflasi akan mencapai level 2% dalam jangka menengah.

Sejauh ini, pernyataan yang disampaikan masih mengindikasi adanya kemungkinan kenaikan suku bunga pada tahun ini. Beberapa Analis juga melihat bahwa kemungkinan kenaikan suku bunga akan terjadi pada September mendatang (Goldman Sachs, U.S. Bank Wealth Management, BofA).

Memasuki perdagangan hari ini, pasar akan kembali terfokus pada sederetan data ekonomi. Data GDP dan Klaim Pengangguran AS akan jadi fokus pasar pada pukul 19:30 GMT+7. 


No comments:

Post a Comment

Post Top Ad