Kedai Trader: Analisa Emas - 21 November 2014 | Rekomendasi Emas | Rekomendasi Saham | Rekomendasi Forex | Rekomendasi CFD | Analisa Emas | Analisa Saham | Analisa Forex | Analisa CFD
Loading...

Post Top Ad

Call/Whatsapp 081288838703 for Join Trading with Kedai Trader

Friday, November 21, 2014

Analisa Emas - 21 November 2014

kedaitrader.com - Emas menguat selama sesi perdagangan Kamis (20/11) dengan keuntungan tajam tercatat dipasr emas spot. Emas menguat menyusul dolar melemah disesi perdagangan kemarin. Dipasar Emas futures, harga emas masih ditutup turun melanjtkan pelemahan sesi perdagangan sebelumnya setelah SNB tolak naikkan cadangan emas.

Emas berjangka kontrak Desember menyelesaikan sesi perdagangan Kamis (20/11) dengan kerugian sebesar $3.00 atau 0.25% berakhir pada $1,190.90 per ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Selama sepekan terakhir, emas berjangka catatkan keuntungan sebesar $2.20 atau 0.18%.

Dipasar Spot, harga emas ditutup naik sebesar $11.50 atau 0.97% pada level $1,194.00 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,197.020 dan serendah $1,176.710.

FUNDAMENTAL ANALISIS

Selama sesi perdagangkan kemarin pasar emas memang dipenuhi dengan banyak jadwal data ekonomi, namun nampaknya pasar emas tidak menerima dukungan yang besar bahka setelah data ekonomi dirilis semalam. emas menguat sepanjang sesi perdagangan Amerika semalam, karena indeks dolar AS kembali diperdagangkan melemah. 

Dolar ditutup turun tipis sebesar 13 poin atau 0.14% berakhir pada level 87.47. Dolar berada pada level 87.54 saat berita ini ditulis. 

Pada akhir pekan ini, pasar hanya terfokus pada hasil referendum Parlemen Jepang dan jadwal Press Conference Kepala ECB Mario Draghi pada pukul 15.00 PM GMT+7. Hasil kesepakan dari Parlement Jepang mungkin akan meningkatkan volatilitas Dolar dan Yen. 

Sementara pekan depan, Pertemuan OPEC pada 27 November akan menjadi fokus besar bagi pasar emas. Rumor perlambatan ekonomi global akibatnya penurunan harga minyak mentah dunia, mungkin akan mendorong OPEC untuk mulai menurunkan produksi minyak disejumlah Negara penghasil minyak.

Sejak Oktober, harga minyak mentah telah menurun tajam akibat oversupply. Jika OPEC lakukan penguarangan produksi maka harga emas berpotensi menguat dan mendorong emas juga turut penguat karena potensi peningkatan inflasi dalam jangka panjang.

Sementara pada akhir periode November, Switzerland Central Bank akan mengadakan referemdum pada 30 November, untuk membahas seputar stimulus bank dan kebijakan bank yang akan dilakukan. Dalam jajak pendapat yang dirili semalam menunjukkan bahwa SNB akan mempertahankan batas atas Franc tetap pada level 1.20 per euro setidaknya hingga 2007 untuk menangkal efek dari langkah-langkah kontroversial Bank Sentral Eropa (ECB ).

Disini lain, voter juga menolak untuk meningkatkan cadangan emas SNB menjadi  setidaknya 20%. Perlu diketahui bahwa nilai cadangan emas SNB saat ini hanya sebesar 8% dari total asset. Jika SNB tiba-tiba menyetujui kenaikan cadangan emas hingga 20% maka hal ini juga akan mendorong harga emas menguat tajam pada akhir tahun.

TECHNICAL ANALISIS

Secara teknis, penembusan level kritis pada $1,180.00 yang kembali terjadi mungkin akan membawa harga emas bertahan pada kisaran $1,180.00 – 1,204.10. Namun pada pola teknikal jangka panjang tetap menunjukkan adanya kemungkinan emas berada pada kisaran $984 per troy ounce – setidaknya pada tahun mendatang. 

Dimana berdasarkan grafik bulanan, telah terbentuk pola triangle – dimana jika harga mampu menguji dan menembus level supports $1,180.00 maka emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran $926.70 - $984.00, setidaknya pada tahun mendatang.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,198.00 - $1,186.00. Dimana penembusan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) akan menentukan trend selanjutnya pada pasar emas.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad