Kedai Trader: Dollar Outlook | Rekomendasi Emas | Rekomendasi Saham | Rekomendasi Forex | Rekomendasi CFD | Analisa Emas | Analisa Saham | Analisa Forex | Analisa CFD
Loading...

Post Top Ad

Call/Whatsapp 081288838703 for Join Trading with Kedai Trader

Monday, October 6, 2014

Dollar Outlook

kedaitrader.com - Indeks Dolar AS diperdagangkan melonjak tajam dan membuat tren bullish sejak tiga bulan terakhir. Prospek membaiknya sektor tenaga kerja dan perumahan di Amerika telah membawa indeks dolar AS kembali berada dititik-titik puncak yang pernah dicapai sebelumnya.

Setelah sempat flat selama kuartal ke-2, indeks dolar AS terus melaju tanpa mencatatkan level koreksi yang tajam. Indeks Dolar AS telah mencatatkan keuntungan sebesar ? sejak Juni.


Faktor apa saja yang membawa Dollar menjadi sedemikian KUAT ?

1. Dolar mengalami penguatan tanpa henti setelah Federal  Reserve AS mengumumkan bahwa pihaknya akan memangkas habis Program Pelonggaran Kebijakan Moneter (QE) dalam tiga pertemuan FOMC Minutes. Dan menegaskan bahwa Program QE akan berakhir dalam tiga kali pemangkasan berturut-turut terhitung sejak Agustus.

2. Penegasan Fed dalam memangkas habis program QE telah meningkatkan spekulasi bahwa Fed juga akan SEGERA menaikkan suku bunga Bank Sentral dalam waktu yang lebih cepat dari yang disampaikan oleh Kepala Federal Reserve AS yakni pada Semester ke-2 tahun 2015.

Meski sebenarnya kabar atas kenaikan suku bunga telah lebih dahulu berhembus, namun isu tersebut masih dianggap sebagai gertakan oleh banyak investor karena masih adanya Program QE.

3. Dari factor lainnya adalah rencana dari Bank Sentral Eropa untuk mengikuti langkah the Fed untuk meluncurkan program Pelonggaran Kebijakan Moneter berupa Pembelian Aset telah membawa aliran safe-haven tersendiri bagi Dolar AS.

Sejauh mana Dolar AS akan mampu melaju ?

Dolar akan bertahan pada level tertingginya setidaknya hingga hasil dari pengumuman berakhirnya program QE ke-3 oleh Federal Reserve AS pada pertemuan dua pekan mendatang. Penguatan pada Dolar AS mungkin akan bertahan pada keuntungan hingga November sebelum akhirnya pasar akan terkoreksi karena aksi Window dressing pada akhir tahun.

Secara teknis, grafik telah menunjukkan bahwa Dolar telah berada pada kondisi Overbought dimana pasar berada dalam titik jenuh Beli, mungkin akan terjadi koreksi namun diperkirakan hanya koreksi kecil. 

Dolar diperkirakan akan mampu mencapai level tertingginya sejak Juni 2010 yakni pada kisaran 88.72, dengan level resistance yang menjadi acuan pasar adalah 86.30  (R1) , 87.46 (R2).

Sementara level koreksi pada indeks Dolar AS diperkirakan akan terjadi pada area level support 85.47 (S1) ; 84.50 (S2).

Investor diharapkan mampu memanfaatkan kondisi koreksi pada indeks dolar AS untuk berspekulasi pada pasar lainnya sebagai RIVAL Dolar.



Pasar Apa Saja yang akan dominan terkena Sentiment Penguatan DOLAR ?
Pasar Emas (XAU/USD) , EUR/USD dan USD/JPY akan menjadi mata rival Dolar yang akan mengalami pelemahan tajam

Emas : Pasar akan mengalami tekanan besar karena bagaimanapun secara tradisional Dolar akan menjadi komoditas emas dan komoditas lainnya yang berdenominasikan Dolar menjadi lebih mahal

Dan Federal Reserve AS yang telah meningkatkan cadangan emas selama program QE berjalan dan membawa emas pada level tertinggi 1,920 akan berdampak dan berperilaku terbalik

Emas berpotensi mengalami penurunan tajam ketika Pengumuman bahwa QE telah berakhir

USD/JPY : Mata uang ini akan menjadi salah satu mata uang dengan aliran safe-haven yang cukup tinggi. Kondisi ekonomi Jepang yang juga berada pada face pemulihan akan membawa USD/JPY melemah secara sendirinya tanpa diperlukan stimulus besar dari Bank Sentral Jepang.

Penguatan tajam pada Dolar ini,setidaknya membantu Yen Jepang bertahan pada level rendah. Melemahnya Yen justru menguntungkan bagi para eksportir Jepang.

EUR/USD : Euro akan menjadi mata uang dengan penurunan yang paling tajam, karena diluar dari sentiment atas kenaikan Dolar, Eurojuga akan menerima tekanan dari langkah ECB untuk peluncuran QE seperti yang dilakukan the Fed.

Saat ini, ketika Fed akan mengakhiri QE yang membawa dolar pada level rendah sejak 2008, maka ECB justru baru akan memulai rencana peluncuran QE yang mungkin akan menbawa Euro bertahan pada level rendah hingga 1.22


Dengan demikian, Outlook Suram akan membayangi pasar komoditas khususnya Emas dan EURO. Sementara itu, Outlook Positif tengah berpihak pada Dolar dan Yen.

Dalam jangka panjang, Dolar dan Yen akan berada pada trend Bullish. Sementara EUR/USD , XAU/USD, GBP/USD berada pada Trend Bearish
AUD/USD cenderung sideways



Silahkan hubungi Kami untuk pertanyaan seputar Produk dan Pendaftaran member Kedai Trader Platinum.

Telp : +62 821-3565-6333
E-mail : cs@kedaitrader.com
PIN : 2B8F7267


No comments:

Post a Comment

Post Top Ad