Kedai Trader: Analisa Emas - 8 Oktober 2014 | Rekomendasi Emas | Rekomendasi Saham | Rekomendasi Forex | Rekomendasi CFD | Analisa Emas | Analisa Saham | Analisa Forex | Analisa CFD
Loading...

Post Top Ad

Call/Whatsapp 081288838703 for Join Trading with Kedai Trader

Wednesday, October 8, 2014

Analisa Emas - 8 Oktober 2014

kedaitrader.com - Emas diperdagangkan volatile selama sesi perdagangan Selasa (7/10), berimbang antara keuntungan dan kerugian dan keuntungan, mengikuti volatilitas pasar Dolar Amerika. Pasar saham AS yang diperdagangkan melemah telah memberikan dukungan pada pasar emas disesi perdagangan Amerika semalam.

Emas berjangka kontrak Desember menyelesaikan sesi perdagangan Selasa (7/10) dengan keuntungan sebesar $5.10 atau 0.52% berakhir pada $1,212.40 per troy ounce di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Pasar Emas berjangka mencatatkan kerugian sebesar $24.30 atau 2.00% selama seminggu lalu dan mencatatkan kerugian sebesar $18.7 atau 1.54% sejak awal Oktober.

Dipasar Spot, harga emas ditutup naik sebesar $1.40 atau 0.12% berakhir pada $1,208.70, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,213.30 dan serendah $1,202.75.

Indeks dolar AS ditutup turun sebesar 14 pips atau 0.16% berakhir pada 85.61 setelah sebelumnya sempat mencapai level tertingginya pada 86.11.

FUNDAMENTAL ANALISIS

Pasar emas cukup diuntungankan oleh penurunan tajam pasar saham AS, setelah banyak beberapa laporan keuangan oleh bebeberapa perusahaan AS melaporkan kinerja kuartal ketiga ahun ini dengan tidak terlalu baik. Indeks Dow Jones AS mencatatkan penurunan sebesar 272.52 atau 1.60% berakhir di level 16,719 pada sesi perdagangan semalam.

Berita lainnya datang dari IMF yang menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2015 dan memperingatkan adanya ancaman meningkatnya ketegangan geopolitik yang akan berpotensi membawa pasar global pada level koreksi.

IMF memperkirakan bahwa ekonomi Dunia akan tumbuh pada kecepatan 3.8% selama tahun 2015, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya pada Juli lalu di kisaran 4%. IMF mengemukakan bahwa ekonomi Amerika akan memimpin pertumbuhan ekonomi terbesar di Dunia, dan memperkirakan kawasan Eropa, Brazil, Rusia dan Jepang akan memburuk.

Investor nampak memanfaatkan momentum awal minggu ini untuk berspekulasi dipasar emas setelah anjlok diakhir pekan lalu. Pasar emas diperdagangkan pada kisaran yang besar meski tidak ada berita maupun data yang dirilis selama sesi perdagangan kemarin.

Momentum ini nampaknya akan bertahan, hingga pertemuan FOMC Minutes AS malam nanti pukul 01.00 GMT+7. Pekan ini pekan yang penuh dengan spekulasi pasar karena banyak investor menilai bahwa ini adalah sesi terkahir sebelum Federal Reserve AS akan mengakhiri program pembelian Aset QE3.

Memasuki sesi perdagangan hari ini pasar emas diperkirakan akan diperdgangkan dalam volatilitas yang sangat besar. pasar akan terfokus pada pertemuan FOMC Minutes AS pada Kamis Dini hari pada pukul 01.00 GMT+7. 

TECHNICAL ANALISIS

Secara teknis, harga emas berpotensi mengejar level support kuatnya pada $1,180 yang merupakan level terendah sejak tahun lalu. terlebih jika Federal Reserve AS mengakhiri program QE pada pertemuan FOMC minngu depan. 

Berdadasarkan grafik bulanan, telah terbentuk pola triangle – dimana jika harga mampu menguji dan menembus level supports $1,180.00 maka emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran $926.70.

Pada kondisi saat ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan trend bearish setidaknya hingga pertemuan FOMC Minutes AS minggu depan. Potensi rebound terjadi pada akhir periode 2014 dengan target hanya pada kisaran $1,238.00.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,215.30 - $1,194.80. Dimana penembusan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) akan menentukan trend selanjutnya pada pasar emas.


Silahkan hubungi Kami untuk pertanyaan seputar Produk dan Pendaftaran member Kedai Trader Platinum.

Telp : +62 821-3565-6333
E-mail : cs@kedaitrader.com
PIN : 2B8F7267



No comments:

Post a Comment

Post Top Ad