Kedaitrader.com - Euro menguat terhadap dolar selama sesi perdagangan kemarin (20/5), setelah adanya pernyataan dari salah seorang menteri keuangan Jepang yang mengatakan bahwa melemahnya yen dapat merugikan perekonomian Jepang, sehingga memicu aksi jual dolar ditengah para investor.
Selama sesi perdagangan Senin, euro diperdagangkan lebih tinggi sebesar 0.34% menjadi 1.2882, mencapai titik terendah hariannya pada 1.2819 dan titik tertingginya pada 1.2902.
Sementara itu, dolar ditutup turun sebesar 0.56% menjadi 83.75, setelah Menteri Ekonomi Jepang Akira Amari mengatakan bahwa depresiasi yen dapat merugikan perekonomian Jepang. Sehingga para investor berbondong - bondong mengambil aksi jual dolar.
Dalam data resmi kemarin, jumlah pesanan industri baru di Italia pada bulan April mengalami peningkatan sebesar 1.6% dari penurunan sebesar 2.5%, serta diatas ekspektasi pasar untuk penurunan sebesar 0.8%.
Disisi mata uang lainnya, euro melemah terhadap poundsterling dan yen. EUR/GBP ditutup lebih rendah sebesar 0.17% menjadi 0.8445. EUR/JPY diperdagangkan turun sebesar 0.59% menjadi 131.74.
Memasuki sesi perdagangan pekan ini, aussie diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran harga 1.2945 – 1.2820. Dimana, pasar perlu memperhatikan data obligasi Perancis yang akan dirilis pada Selasa (21/5) hari ini. Jika range harga bergerak dan menembus batas atas (Resistance) dan batas bawah (Support), maka akan menentukan pergerakan trend perdagangan hari ini.
Alternatif posisi :
Outlook : Negatif
Short Term Trade :
- Buy If Break $1.2915, Target : $1.2935; $1.2955
- Sell If Break $1.2845, Target : $1.2820; $1.2800

For Medium Or Long Term Recommendation, Fundamental and Technical Analysis you can SUBSCRIBED as Platinum Members of Kedai Trader

Tidak ada komentar:
Posting Komentar